THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

18.7.09

Tragedi JW Marriot dan Ritz Carlton

Jakarta, 17 Juli 2009,
Indonesia-ku kembali berduka, 2 hotel internasional yg saling berdekatan itu melebur karena bom yg meledak pada 2 hotel tersebut. JW Marriot lebih dulu meledak, pada pukul 07.50 pagi, kemudian Ritz Carlton menyusul 2 menit kemudian. Mengapa harus ada kasus menyedihkan ini lagi? Mengapa harus ada bom lagi? Dan tentunya hal ini sangat mengusik ketenangan saya sebagai warga negara Indonesia.

Kalian pasti sudah tau, bahwa seharusnya pada sore ini Klub Sepak Bola dari Inggris yaitu Manchester United sudah sampai ke Indonesia dan tempat yg dipilih untuk menginap adalah Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta. Dan tentunya kalian juga tau bahwa ledakan yg menimpa JW Marriot ini adalah ledakan keduanya pada 2003 silam.

Banyak spekulasi yg hadir di kepala saya, karena ledakan itu terjadi tepat setelah pilpres terselenggara dan akan datangnya klub sepak bola Machester United. Bom ini diperkirakan bom bunuh diri dari sebuah kelompok teroris, menurut Sydney Jones (pengamat intelejen) masih ada keterikatan antara kelompok teroris yg terjadi di Bali, dan menurut beliau pula, sasaran utama dari kelompok teroris ini adalah dua kota terkenal Indonesia di mata Internasional, yaitu Bali dan Jakarta, karena kedua kota itu adalah dua kota yg akan mendapat perhatian dunia.

Sekarang dampaknya adalah, 9 orang meninggal, puluhan orang luka-luka, indeks saham sempat turun (walaupun segera stabil kembali), batalnya kedatangan MU ke Indonesia dan terkikisnya kepercayaan Internasional terhadap Indonesia.

Hmm, sangat menggelitik sisi keingintahuan saya. Saya ingin sekali tau, untuk apa pengeboman ini terjadi, dan apa motifnya dibalik kejadian ini. Media mengatakan bahwa Kepolisian dan Badan Intelejen Negara 'kebobolan' atas aksi pengeboman yg hari ini terjadi. Tapi menurut saya, tidak ada manusia seorangpun yg dapat mencegah dan mengetahui dengan tepat kapan dan dimana pengeboman akan terjadi.

Ledakan itu ternyata hanya low-explotion, yg katanya hanya berisi black powder yg biasa dipakai pada petasan, tetapi dalam jumlah yg besar, dan karena ledakannya terjadi di dalam sebuah kamar hotel, ledakan itu terlihat lebih mengerikan. Oh Tuhan!!

Saya bukan pecinta MU, tetapi saya sangat menyesalkan keadaan dimana Indonesia tidak dapat mengeksiskan nama baiknya di mata dunia, karena Indonesia tidak cukup aman untuk mereka tempati. Saya tak mau mengatakan apapun untuk menyakiti siapapun, tetapi saya akui, saya pun merasa tidak aman berada di Indonesia, Tanah tempat kelahiran dan hidup saya.

Tragedi ini menunjukkan kepada kita, bahwa hal terburuk bisa terjadi dimana saja, kepada siapa saja, dan kapan saja, tanpa ada perkiraan darimanapun. Kita harus waspada dan siap untuk tertimpa musibah dan masalah, karena sejogyanya, masalah dan musibah itu adalah bagian hidupnya manusia.

Cepatlah pulih Indonesia, cepatlah memperbaiki nama Indonesia, dan cepatlah harum Indonesia-ku.

0 komentar: